• Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah Kota Baubau
  • Sabtu, 24 Agustus 2019
BERITA
Ranhir RPJMD Tahun 2018-2023: Wujudkan Kota Baubau yang Maju, Sejahtera, dan Berbudaya
11 Maret 2019 05-31-52

SETELAH diputuskan RPJMD menjadi produk hukum, pihak Pemkot selanjutnya melakukan pemaparan evaluasi rancangan akhir (Ranhir) ke provinsi, Jumat (8/3) lalu disalah satu hotel di Kendari. Pemaparan dilakukan Sekot sekaligus menjabat Plt. Kepala Bappeda Kota Baubau, Dr Roni Muhtar MPd.

Roni menjelaskan sejumlah perkembangan indikator strategis. Mulai dari pertumbuhan ekonomi 6,87 persen, di atas pertumbuhan Sultra (6,81 persen), dan nasional (5,07 persen). Inflasi 4,37 persen, di atas Sultra (2,96 persen), dan nasional (3,61 persen).

Pendapatan per kapita Baubau berdasarkan data tahun 2016 Rp 42,61 juta per orang, di atas Sultra (Rp 38,02 juta per orang), di bawah nasional (Rp 47,96 juta per orang). Indeks pembangunan manusia (IPM) Baubau 74,14 di atas Sultra (69,86), dan nasional (70,81). Termasuk predikat wajar tanpa pengecualian (WTP) berdasarkan opini BPK sejak tahun 2015.

Diungkapkan juga ihwal keuangan daerah selama lima tahun dari tahun ini hingga 2023. Proyeksi pendapatan, PAD, dana perimbangan, dan lain-lain pendapatan daerah yang sah. PAD yang terus naik, pada 2019 (Rp 75,716 miliar), 2020 (Rp 77,23 miliar), 2021 (Rp 78,475 miliar), 2022 (Rp 80,044 miliar), dan 2023 (Rp 81,645 miliar).

Namun demikian, Roni mengungkapkan juga sejumlah permasalahan pembangunan yakni, kesejahteraan, birokrasi, SDM, infrastruktur, ekonomi, dan tata ruang. Persoalan ekonomi misalnya, terkait pengembangan ekonomi lokal belum optimal.

Lantas disinkronisasi dengan sejumlah isu-isu strategis. Terdiri dari, wacana pembentukan Provinsi Kepulauan Buton, pembangunan jalan lingkar (ring road), pengembangan kawasan industri, Baubau sebagai Kota Pusaka, perubahan dan alih fungsi penggunaan lahan, ketersediaan infrastruktur, dan pengendalian pembangunan Pemenuhan Kebutuhan Dasar berdasarkan (SPM).

Visi untuk maju, diarahkan pada standar hidup yang relatif tinggi melalui teknologi tinggi dan ekonomi yang merata dengan SDM berkualitas dan infrastruktur yang memadai. Sejahtera, diarahkan pada kondisi masyarakat yang sehat, aman, dan damai. Berbudaya, diarahkan pada kondisi masyarakat yang memiliki tindakan dan berprilaku budaya lokal dalam tata pergaulan masyarakat dan daya saing daerah sebagai wujud identitas Kota Baubau.

Menariknya, menyinggung soal visi berbudaya, jumlah wisatawan ditargetkan 750 ribu orang, rata-rata lama menginap wisatawan tiga hari, dan jumlah festival seni dan peristiwa budaya yang diselenggarakan 15 iven.

Secara makro, Roni mendeskripsikan arsitektur kinerja RPJMD Baubau menuju visi mewujudkan Baubau yang maju, sejahtera, dan berbudaya tahun 2018 hingga 2023 melalui enam misi, delapan tujuan, 18 sasaran, 17 strategi, 68 arah kebijakan, dan 89 program prioritas. Enam misi, masing-masing, kota tertib, aman, maju, populer, indah, dan lancar.

Bagaimana dengan fokus atau tema pembangunan? Suksesor Muh Djudul ini menjelaskan, pada 2019, pemantapan peran pemerintah daerah dalam mengoptimalkan potensi ekonomi, kualitas layanan dasar dan konektivitas wilayah. Tahun 2020, Kota Baubau tangguh dan berkelanjutan.

Selanjutnya 2021, Kota Baubau handal dan berdaya saing. Tahun 2022, Kota Baubau maju dan berbudaya. Terakhir 2013, Kota Baubau sejahtera.
Evaluasi tersebut akan dirangkum menjadi keputusan Gubernur Pemprov Sultra tentang hasil evaluasi dokumen RPJMD Kota Baubau yang akan menjadi bahan revisi akhir oleh Pemerintah Kota Baubau dan Penetapan Perda RPJMD oleh DPRD Kota Baubau.

Informasi, dari Eko Prasetya ST MM, Kabid Analisis Data Pembangunan, Perencana Program Daerah, Pengendalian, Evaluasi dan Pelaporan Bappeda Kota Baubau, acara dibuka Kepala Bappeda Sultra, Ir J. Robert MTP tersebut dihadiri kurang lebih 100 peserta. Dari Kota Baubau
meliputi pihak legistatif (ketua dan wakil ketua, beserta anggota), eksekutif (Sekot, enam OPD urusan wajib pelayanan dasar, dan Tim POKJA RPJMD). Sedangkan dari pihak Pemprov (Unsur OPD dan tim evaluator dok Perencanaan kab/kota serta tim Bappeda Sultra). 

Sumber : https://publiksatu.com/ranhir-rpjmd-tahun-2018-2023-wujudkan-kota-baubau-yang-maju-sejahtera-dan-berbudaya-98638

LINKS
Copyright 2016 - 2019 Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah Kota Baubau
Top