• Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah Kota Baubau
  • Kamis, 27 Juli 2017
BERITA
Fasilitasi Kerjasama Pembangunan Daerah Bersama Serikat Perempuan Kepala Keluarga (PEKKA) Kota Baubau
06 April 2017 07-26-14

Rapat koordinasi yang dilaksanakan oleh Bappeda Kota Baubau bersama dengan Serikat Perempuan Kepala Keluarga (PEKKA) yang digelar dalam rangka fasilitasi kerjasama pembangunan daerah dengan menghadirkan SKPD lingkup pemerintah Kota Baubau, organisasi-organisasi kelembagaan perempuan di kota Baubau juga instansi-instansi vertikal yang berkaitan dengan proses pelayanan dasar termasuk di dalamnya pemberdayaan masyarakat mendapat apresiasi yang tinggi dari para peserta rapat bersama Kepala Bappeda yang dalam hal ini diwakili oleh Kepala Bidang Pembangunan Manusia dan Pemerintahan Bappeda atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Kegiatan serupa juga pernah dilaksanakan pada tahun lalu dalam agenda mengidentifikasi masalah-masalah yang ada di masyarakat secara umum dan meluas. Isu-isu gender pun  telah menjadi isu seksi di tengah masyarakat yang mana permasalahan gender ini telah mengemuka sejak 100 tahun lalu yang selalu digaungkan oleh para perempuan, ungkap dalam sambutannya Kabid PMP Bappeda Kota Baubau Bapak Dahrul Dahlan, S.STP, M.Si.

Serikat Perempuan Kepala Keluarga (PEKKA) yang memiliki sekretariat di Jl.Dayanu Ikhsanuddin Kel Sulaa Kec.Betoambari ini merupakan sebuah organisasi massa yang beranggotakan perempuan kepala keluarga dan perempuan secara umum dengan tujuan membangun visi misi, mengembangkan organisasi dan kepemimpinan, advokasi kebijakan serta gerakan perubahan sosial. Adapun kriteria yang menjadi ciri utama anggota Serikat Pekka adalah perempuan ditinggal/cerai hidup, perempuan ditinggal/cerai mati, perempuan yang suaminya sakit menahun, perempuan lajang, perempuan yang suaminya merantau bertahun-tahun tak ada kiriman maupun perempuan bersuami tetapi telah aktif dalam kegiatan Pekka.

Serikat Pekka Kota Baubau telah terbentuk sejak tahun 2013 yang sampai dengan saat ini sudah memiliki kepengurusan maupun AD/ART yang telah didaftarkan di Badan kesbangpol Kota Baubau sebagai bagian dari prasyarat dalam formalitas suatu kelembagaan yang diakui oleh pemerintah, yang mana sampai dengan saat ini sampai dengan periode Februari 2017 keanggotaan Serikat Pekka Baubau yang tersebar di 6 Kecamatan (Betoambari, Murhum, Batu Poaro, Kokalukuna, Bungi, dan Lea-Lea) ada di 23 kelurahan, 31 kelompok/serikat dengan total anggota sebanyak 671 orang.

Agenda yang dibahas dalam pertemuan ini adalah tentang isu-isu strategis yang selalu lazim ditemukan ditengah masyarakat kita, diantaranya adalah masalah perlindungan sosial dimana akses anggota Pekka dan masyarakat miskin terhadap jaminan perlindungan sosial masih terbatas, hak pelayanan dasar terkait identitas diri seperti akte kelahiran masih rendah yang menurut serikat Pekka penyebabnya adalah kurangnya sosialisasi di masyarakat tentang prosedur dan tata cara pengurusan dokumen tersebut, masalah KDRT yang masih sangat tinggi, standar pelayanan publik yang masih belum berpihak pada masyarakat terutama masyarakat miskin.

Pekka diharapkan mampu menjadi penyambung lidah dari Pemerintah Kota Baubau kepada masyarakat mengenai isu-isu strategis yang telah diungkapkan di atas, agar SKPD terkait beserta instansi-instansi vertikal yang menangani urusan tersebut dapat memberikan tanggapan serta masukkan untuk mendapatkan solusi yang lebih optimal misalnya saja dengan mengintegrasikan terkait persoalan dalam isu strategis tersebut ke dalam program kegiatan pada rencana kerja oleh masing-masing SKPD yang tidak lain bertujuan untuk memudahkan masyarakat utamanya untuk kalangan bawah yang ada di kota Baubau dapat mengakses lebih mudah dan terjangkau terkait pelayanan dasar juga hak-hak atas perlindungan serta kesejahteraan sosial yang sudah sepatutnya diperoleh seluruh lapisan masyarakat yang ada di kota Baubau.

LINKS
Copyright 2016 - 2017 Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah Kota Baubau
Top