• Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah Kota Baubau
  • Kamis, 27 Juli 2017
BERITA
Setara Kota Bandung dan Surabaya, Wakili Sultra di Level Nasional
15 Maret 2017 07-28-36

(Laporan: Irwansyah Amunu, Baubau)

KOTA Baubau pernah mendapat “rapor merah” dari Pemprov Sultra karena persoalan perencanaan, kini predikat tersebut berubah. Daerah yang dipimpin Walikota AS Tamrin ini langsung berada pada posisi teratas.Kendati sempat berada di dasar klasemen posisi daerah di Sultra dalam hal perencanaan pembangunan, dengan kerja keras, kenyataan tersebut berubah. Tidak tanggung-tanggung, Baubau langsung berada pada posisi puncak.Kepala Bappeda Baubau, Dr Roni Muchtar melalui Kabid Perencanaan Makro Bappeda, Eko Prasetya menguraikan aplikasi E-Planning merupakan hal baru di Sultra. Terobosan yang digunakan dalam E-Musrenbang tahun ini langsung menaikkan rating Baubau di urutan nomor satu di Bumi Anoa.

Aplikasi yang dikembangkan Bappeda Baubau tergolong unik. Sebab, bisa diakses menyesuaikan dengan signal telepon seluler. Dalam kondisi signal lemah pun bisa dibuka, sebab dibuat dengan aplikasi ringan.Beda dengan aplikasi Gerakan Desa Membangun (GDM) yang dimiliki Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (PDTT). Sulit dibuka karena aplikasinya berat.Untuk diketahui, E-Musrenbang yang dimiliki Baubau sudah digunakan sejumlah kota besar di Indonesia. Daerah tersebut merupakan wilayah yang menjadi kiblat percontohan pembangunan tingkat nasional, yaitu Kota Bandung (Jabar), dan Kota Surabaya (Jatim). Jadi, tak salah bila kini Baubau kembali ke jalurnya untuk menjadi kiblat di Sultra. Maka itu, Baubau dipercaya mewakili Sultra mengikuti lomba Anugerah Pangripta Nusantara (APN). Di awal memerintah, duet AS Tamrin-Wa Ode Maasra Manarfa pernah meraih anugerah tersebut pada 2013. Saat itu Bappeda Baubau masih digawangi Dr Sudjiton. Setelah empat tahun berlalu, Baubau kembali mengikuti iven bergengsi ini. Bedanya sekarang Bappeda dipimpin Dr Roni Muchtar.

Untuk diketahui, APN merupakan bentuk apresiasi kinerja pemerintah daerah, baik provinsi maupun kabupaten/kota yang berprestasi dalam merencanakan pembangunan oleh Kementerian PPN/Bappenas. Pemberian APN telah berlangsung sejak 2011. Proses seleksi serta indikator penilaian terus disempurnakan dari tahun ke tahun.Kategori dengan Perencanaan Terbaik dinilai dengan menggunakan dua belas parameter, yaitu keterkaitan, konsistensi, kelengkapan dan kedalaman, keterukuran, inovasi kebijakan, proses perencanaan dari bawah (bottom up), proses perencanaan dari atas (top down), proses perencanaan teknokratik, proses perencanaan politik, inovasi proses dan program daerah, tampilan dan materi presentasi, dan kemampuan presentasi dan penugasan materi.Kategori Perencanaan Progresif ditetapkan berdasarkan konsistensi naiknya nilai total seluruh parameter perencanaan selama tiga tahun terakhir dan nilai peningkatan total terbesar. Kategori Perencanaan Inovatif ditetapkan dengan kriteria inovasi kebijakan dan inovasi proses dan program daerah.

 

Sumber : http://butonpos.fajar.co.id

 

LINKS
Copyright 2016 - 2017 Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah Kota Baubau
Top